Polypropylene (PP)
Polypropylene (PP) adalah salah satu material plastik yang ekonomis sehingga dikelompokan sebagai jenis plastik komoditas. PP memiliki kombinasi nilai properties fisik, mekanikal, thermal dan electrikal yang sangat baik dibandingkan material plastik lainnya. Dibandingkan LDPE (Low Density Poly-Ethylen) ataupun HDPE (High Density Poly-Ethylen), PP memiliki impact strength yang lebih rendah namun memiliki tensile strength yang lebih tinggi dan juga lebih tahan terhadap temperature yang lebih tinggi (100ᵒC) dibanding PE (90ᵒC). PP memiliki ketahanan kimia yang sangat baik, tahan terhadap asam, basa, pelarut organic, degreasing agent. PP adalah plastik yang paling ringan BJ 0,9 dan daya serap air yang sangat rendah dibanding hampir semua jenis plastik lainnya. Bersifat non polar, sehingga sulit untuk ternoda (staining), dicat (painting), dan dilem (gluing).
Polypropylene tersedia dalam dua type polymer; homopolymer dan copolymer, meskipun memiliki substansi yang sama, ada perbedaan properties dari keduanya. Polypropylene Homopolymer (PPH) lebih banyak dipilih dan diaplikasikan karena menawarkan kekuatan dan kekakuan yang lebih tinggi dibanding Polypropylene Copolymer, fisik dan mekanikal ini dikombinasikan dengan ketahanan kimia dan kemudahan diwelding menjadikan PPH banyak dipakai untuk struktur yang tahan terhadap korosi kimia.














